Koordinasi dengan PPL di CWS Sitinjo Perkuat LTT dan PM-AAS Mendukung Swasembada Pangan
Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Sumatera Utara, Dr. Khadijah EL Ramija, S.Pi., M.P., bersama tim melaksanakan kunjungan dan koordinasi dengan penyuluh pertanian di Co Working System (CWS) Sitinjo, Kabupaten Dairi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Katimker, Koordinator Penyuluh, dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Dalam pertemuan tersebut disampaikan perkembangan pelaksanaan program pertanian di Kabupaten Dairi, khususnya Pertanaman Modernisasi Pertanian Advanced Agriculture System (PM AAS) dan Luas Tambah Tanam (LTT) Reguler. Berdasarkan data CPCL, PM AAS Kabupaten Dairi memiliki sasaran seluas 213 hektare yang tersebar di Kecamatan Sumbul, Lae Parira, Sidikalang, dan Siempat Nempu Hulu.
Dalam koordinasi tersebut, disampaikan bahwa capaian LTT Kabupaten Dairi pada September 2026 telah berjalan maksimal. Namun, pertanaman padi sawah pada delapan kecamatan lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) Non-Rawa Tahun 2026 mengalami kemunduran akibat berkurangnya pasokan air. Selain faktor ketersediaan air, keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk pengolahan tanah juga menjadi salah satu kendala di lapangan. Minimnya ketersediaan alsintan dapat memperlambat proses pengolahan lahan setelah panen sehingga berdampak pada percepatan pertanaman berikutnya. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi dan koordinasi bersama agar kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.
Dr. Khadijah EL Ramija memberikan semangat kepada seluruh PPL untuk terus meningkatkan koordinasi dan pengawalan di wilayah kerja masing-masing, khususnya dalam mendorong percepatan LTT Reguler dan PM AAS. Menurutnya, peran penyuluh sangat penting dalam memastikan informasi program tersampaikan kepada petani, melakukan pendampingan teknologi budidaya, serta membantu mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan. Melalui sinergi antara BRMP Sumatera Utara, penyuluh, pemerintah daerah, dan kelompok tani, diharapkan pelaksanaan PM AAS dan percepatan LTT di Kabupaten Dairi dapat terus ditingkatkan untuk mendukung peningkatan produksi dan swasembada pangan.